Jumat, 22 Mei 2015

KONSUMSI MADU ANAK

Madu adalah sumber gula yang tersedia dalam bentuk alami, tanpa melalui pengolahan yang rumit. Madu untuk anak mempunyai banyak sekali manfaat, yang terdapat dari kandungan yang adda dalam madu. Namun demikian madu untuk anak dapat mengandung jenis bakteri yang dapat merugikan kesehatan anak. Bakteri yang biasa terkandung di dalam madu adalah clostridium botulinum. Bakteri ini dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Sehingga anda sebagai orang tua harus berhati hati dan selalu berkonsultasi kepada dokter atau ahli medis lainnya jika ini menyangkut tentang kesehatan buah hati anda.


Pada bayi usia di bawah 1 tahun, sistem pertahanan tubuh di saluran cerna masih belum optimal, sehingga sebaiknya madu tidak diberikan pada anak usia ini. Madu boleh saja diberikan kepada anak di atas usia 1 tahun, namun dalam takaran yang secukupnya dan tidak mengganggu jadwal makan utamanya. Tidak ada batasan tegas berapa takaran pemberian madu pada anak. Namun dokter menyarankan untuk takaran minum madu untuk mendapatkan manfaat kesehatan dari madu, maka cairan manis yang menjadi cadangan makanan koloni lebah ini, konsumsinya harus secara teratur.

Madu tersebut tidak dianjurkan untuk bayi usia 0-12 bulan, karena makanan pertama dan utama untuk mereka adalah air susu ibu. Oleh karena itu sekarang semua dokter anak mengkampanyekan untuk asi untuk anak wajib hukumnya. Namun setelah usia 12 bulan baru boleh diberi madu sering pemberian makanan tambahan seperti madu untuk anak sesuai anjuran dari dokter atau ahli medis lainnya. Menurut banyak sumber yang saya baca, 2-3 sendok makan madu dua kali sehari sudah cukup memadai untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh, namun untuk pengobatan dan penyembuhan atau pengobatan, madu lebih baik dikonsumsi dalam bentuk larutan dalam air karena akan mudah peyerapannya di dalam tubuh. Madu tersebut sebaiknya dikonsumsi dua jam sebelum makan atau tiga jam sesudahnya.

Dan ini diperkuat dengan sebuah artikel yang menyebutkan bahwa Penelitian tersebut menunjukkkan bahwa pemberian madu untuk anak sebanyak 2-3 sendok makan sehari sudah cukup untuk menjaga stamina dan kondisi fisik anak. Selain menjaga kondisi fisik dan stamina, pemberian madu dengan dosis tersebut juga mampu untuk meningkatkan nafsu makan anak.  Madu sebaiknya diberikan 2 jam sebelum makan atau 3 jam setelah makan.

Jika anda memberikan konsumsi madu sesuai dengan anjuran dokter. Maka sudah tidak perlu khawatir, karena setiap anak membutuhkan madu. Dan jika dokter tidak menyarankan untuk anak mengkonsumsi madu, maka itu di sebabkan oleh kondisi anak yang belum bisa menerima madu sebagai makanan tambahan. Tentunya setiap anak akan mempunyai kondisi yang berbeda beda, inilah mengapa kontrol anda dengan dokter diperlukan.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar